Ruang Penyemangat (Puisi Akrostik)

  


Penjagaku

 

Katanya jaga mereka yang selalu menyayangimu

Aku tahu sebenci dia padaku, dia selalu sabar mengurusku

Takkan aku lupakan motivasinya untukku

Egoku bukanlah segalanya untuk membenci penjagaku

Niat baik akan dibalas Tuhan dengan mutiara rindu

Obat segala prasangka burukku untuk pamanku 


Selalu Aku Curi 

Meminta kesabarannya yang selalu aku curi

Ingatanku hanya terpacu saat aku masih kecil

Fiktif nyata bahwa sekarang aku sudah besar

Tanpa aku tahu sekarang kau meninggalkanku

Hatiku mungkin belum menyadari kau pergi

Aku masih setia mengganggumu saat ini

Ku aslinya paham kau memburu angkasa

Untuk mencari sesuap nasi di negeri buana

Lama tak bertemu aku tetap rindu ocehannya 

Sang Drakor 

Variatif tawamu membuatku teramat rindu

Akan canda tawa yang sering kita padu

Rasio tak jelas melalang ke dunia halu

Akibat sang drakor yang sering kita adu

Dan sekarang kau dihadang waktu

Ingatan kebersamaan kita semakin semu

Lama tak bertemu aku begitu rindu

Aku berdo’a virus ini cepat berlalu

Saudara Penuh Cerita 

Nama seorang saudara penuh cerita

Untung sekarang kita sudah terbiasa

Rasa sayang yang tak pernah putus asa

Untuk semua kebersamaan yang telah ada

Lindungan Tuhan semoga menyertaimu selamanya




Eka fitri

hal         : 16-19

sumber   

Ruang Ulasan. Bogor : Guepedia, 2020. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketika Mentalmu dijatuhkan

Sang Putri Layu ~~ Puisi Akrostik