Sang Putri Lugu ~~ Puisi Akrostik
Sang Putri Lugu
Rantai saling
berjerat mengikat kebersamaan
Antara saudara
sekandung yang kadang berandalan
Tidak kenal wilayah
mereka saling bergandengan
Nampol kanan-kiri
depan-belakang hingga kewalahan
Adakan waktu yang seperti
ini seterusnya Tuhan
Diary hidup kami
belum ingin kami tuntaskan
Wanita tanpa feminim
yang masih perawan
Itulah sang putrid
lugu “adik wanitaku” yang paling menyebalkan

Komentar
Posting Komentar