Sang Putri Lugu ~~ Puisi Akrostik

 

Sang Putri Lugu

 

Rantai saling berjerat mengikat kebersamaan

Antara saudara sekandung yang kadang berandalan

Tidak kenal wilayah mereka saling bergandengan

Nampol kanan-kiri depan-belakang hingga kewalahan

Adakan waktu yang seperti ini seterusnya Tuhan

Diary hidup kami belum ingin kami tuntaskan

Wanita tanpa feminim yang masih perawan

Itulah sang putrid lugu “adik wanitaku” yang paling menyebalkan


 Eka Fitri

hal : 12

sumber :

Ruang Ulasan. Bogor : Guepedia, 2020.  


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketika Mentalmu dijatuhkan

Sang Putri Layu ~~ Puisi Akrostik

Ruang Penyemangat (Puisi Akrostik)