Ketika kehidupan ini berharga
Ketika kehidupan ini berharga
Separuh Nyawa
Iya, kita tidak akan menghargai setiap hembusan nafas ketika kita tidak merasakan kesedihan.
Mendapat kegembiraan akan membuat hati diri seolah lupa dengan semuanya. Lupa dengan adanya akhir kehidupan yang sesungguhnya.
Kedamaian yang diperoleh dunia kadang adalah pedang tajam bagi iblis untuk menjerumuskan diri manusia yang telah terlena dengan dunia.
Aku pernah merasakan ingin sekali menemui akhir hidup. Kala itu aku hampir tidak pernah merasakan kebahagiaan. Hanya kesedihan yan aku dapatkan.
Tapi ketika aku memohon itu bukannya Allah mengabulkan sebuah kebahagiaan. Aku malah diberi lagi kesedihan. Iya, kesedihan yang bermain dengan maut.
Gila! Rasanya kayak ditampar bahwa dulu kesedihan yang aku rasakan. Aku pikir aku tidak sanggup lagi menghadapinya.
Tapi faktanya aku malah diberi lagi kesedihan. Ketika itu juga, aku pasrah tidak ada yang bisa aku lakukan.
Aku hanya berpikir jika maut harus menjemputku aku nurut dan pasrah saja. Ternyata ketika aku ingin mati. Malah benar benar Allah mendekatkan aku di kematian itu.
Rasanya tidak pernah bisa aku ungkapkan dengan kata kata. Bahkan mungkin inilah yang pernah dirasakan oleh orang yang tengah menghadapi maut.
Sekali lagi Allah maha mengetahui segalanya. AKU BERUSAHA UNTUK KUAT DAN BERJUANG MELANJUTKAN HIDUP.
Iya, hasilnya benar2 Allah memberikan aku kesembuhan. Entah kenapa, seolah kehidupanku berubah yang dulu aku ingin mati. Sekarang aku ingin berjuang untuk selalu hidup. Meski hidupku mugkin tidak berguna bagi orang lain.
Ternyata memang benar. Sejatinya apapun yang kita lakukan itu adalah kuasa Allah.
ALLAH TIDAK AKAN MEMBERIKAN COBAAN MELEBIHI KEMAMPUAN HAMBANYA.😊😊😊
Semangat buat kalian semua
Nikmati hidup ini
Larungi dengan doa
Dekatkan diri dengan Tuhan
Komentar
Posting Komentar