Ketika Merasa Salah Dalam Mengambil Keputusan
Ketika
Merasa Salah Dalam Mengambil Keputusan
Separuh Nyawa
Kita paham mengambil keputusan itu susah. Terutama
keputusan yang akan berpengaruh besar dalam hidup kita. Seperti, jurusan
pendidikan, pekerjaan, hingga jodoh.
Pasti kita pernah sekolah dan merasa salah jurusan. Kita
bekerja, tapi tidak sesuai dengan hati. Kita memilih jodoh, namun hati kita
belum yakin dengan pilihan kita.
Ini hal wajar. Tuhan itu Maha membolak-balikkan hati,
Mungkin apa yang kita rasa belum klik
dengan hati. Sebenarnya itulah yang paling bagus bagi kita.
Tidak ada yang melarang kita untuk Insecure. Tapi jangan
sampai putus asa. Jangan sampai putus harapan. Jangan sampai malas berjuang.
Coba sejenak bayangkan! Apa yang sudah kita peroleh, dari
keputusan yang telah kita ambil, namun menurut kita keputusan itu salah? Kita
akan dapat pengalaman . . .
Pengalaman terus belajar dan berusaha meski susah.
Pengalaman memenuhi tanggung jawab pekerjaan, meski tak
sesuai dengan hati.
Pengalaman sabar menanti jodoh, meski belum juga ketemu.
Iya, sebenarnya
pengalaman-pengalaman itulah yang sejatinya bisa membuat kita lebih tangguh.
Hidup ini banyak dipermainkan dengan keadaan. Jika kita
langsung hidup damai tanpa hambatan. Lalu apa sensasi kita hidup di dunia ini?
Tidak ada.
Dunia memang tempatnya seperti ini. Tempat bahagia,
tempat kecewa, tempat marah, tempat benar, tempat salah hingga tempat yang
tiada ujung kepuasan.
Semakin kita menurutinya. Semakin kita terperosok dalam
keterlenaan dunia. Padahal kita tahu, bukan dunia ini tujuan akhir kita.
Komentar
Posting Komentar